https://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/pustingkia/issue/feedJurnal Pengabdian Kepada Masyarkat PUSTINGKIA2023-02-01T04:03:47+00:00Ns. Andra Saferi Wijaya,S.Kep.,M.Kep coepolkeslu26@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"><strong>JPKM PUSTINGKIA</strong></p> <p style="text-align: justify;">Journal of the results of the application of science and technology for the community is published by the center of excellence of science Poltekkes Kemenkes Bengkulu. This journal is published with the aim of publishing the results of community service activities related to the development and application of science and technology research results that include concepts, models, and their implementation as an effort to increase community participation in health development. JPKM PUSTINGKIA journal is published 2 times a year (January and July)</p> <p style="text-align: justify;"> </p>https://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/pustingkia/article/view/247PENDAMPINGAN POKJAKES LEMPUING INDAH DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU ANAK DAN KELUARGA TENTANG PERAWATAN GIGI DAN MULUT DI RW I KELURAHAN LEMPUING WILAYAH PUSKESMAS KOTA BENGKULU2022-07-01T02:39:34+00:00Hartiana Hartianahartiana@gmail.comSariman Pardosisarimanpardosi@gmail.comAndra Saferi Wijayaandrasw88@gmail.comDahriza Dahrizaldahrizal@poltekkesbengkulu.ac.idNehru Nugrohonehrunugroho@gmail.com<table> <tbody> <tr> <td> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p> </p> <p>Karies gigi merupakan salah satu penyakit mulut yang ditandai dengan demeneralisasi jaringan gigi yang bersifat kronis keras kemudian diikuti dengan kerusakan zat organiknya yang menyebabkan hancurnya email dan dentin sehingga muncul lubang pada gigi. Karies gigi merupakan penyakit tidak menular yang sering dialami atau terjadi pada anak anak. (Soesilawati, 2020). Faktor yang menunjang tingginya angka prevalensi karies gigi anak yaitu anak anak pada umumnya menyukai makanan manis, apabila anak terlalu banyak makan gula-gula dan jarang membersihkannya maka akan menimbulkan akibat yakni gigi - giginya akan banyak yang mengalami karies gigi. Hal ini akan menjadi lebih parah. pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak yang mengalami karies gigi, diperoleh data yaitu anak memiliki karies dentis (67%), sebagian besar anak mempunyai kebiasaan jajanan terbuka di sekolah (87%), dan masih ada anak yang tidak memeriksa kesehatan gigi ke pelayanan kesehatan (34%). Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pemberdayaan masyarakat dan partisipasi masyarakat dengan pendekatan keperawatan keluarga melalui pengenalan masalah, memutuskan merawat, merawat, memodifikasi lingkungan dan memanfaatkan fasilitas kesehatan. Rencana pelaksanaan kegiatan dialokasika di RW I Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu. Evaluasi kegiatan dan monitoring dilakukan secara formatif dan sumatif melalui instrument yang telah disiapkan.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><strong> Karies gigi, Anak-anak, Pengetahuan</strong></p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>2023-01-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2023 Hartiana Hartiana, Sariman Pardosi, andra, Dahriza Dahrizal, Nehru Nugrohohttps://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/pustingkia/article/view/351PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI KLINIK PRATAMA TANJUNG2023-01-02T04:17:10+00:00Sharfina Haslinsharfinahaslin97@gmail.comAgnes Erna Taulina Purbaagnespurba24@yahoo.comRonni Naudur Siregaronisiregar62@yahoo.com<p>Tanda bahaya dalam kehamilan merupakan suatu tanda dan gejala yang dijumapi ibu hamil yang dijadikan sebagai tanda peringatan. Setiap wanita perlu mengetahui serta mewaspadai adanya tanda dan gejala bahaya dalam kehamilan, karena komplikasi yang tidak dapat diprediksi. Tujuan penyuluhan kepada msyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan ibu terkait tanda-tanda masa kehamilan melalui kegiatan penyuluhan Kesehatan. Jenis metode yang digunakan yaitu dengan memberikan penyuluhan mengenai tanda bahaya pada kehamilan. Sasaran dalam kegiatan penyuluhan ini adalah seluruh ibu hamil Trimester 1, 2 dan 3. Peserta yang terlibat yaitu sebanyak 15 orang di Klinik Pratama Tanjung. Pengabdian massyarakat ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022. Setelah diberikan materi tanda-tanda bahaya kehamilan diperoleh jumlah ibu hamil yang mempunyai pengetahuan baik sebanyak 14 orang (93,3% dan pengetahuan kurang 1 orang (6,7%). Kesimpulan dari pengabdian ini bahwa didapatkan pengaruh baik dari penyuluhan tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil.</p>2023-01-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2023 Sharfina Haslin, Agnes Erna Taulina Purba, Ronni Naudur Siregarhttps://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/pustingkia/article/view/266Upaya Preventif Malaria Melalui Pembentukan Sukarelawan “Malaria Guard Kembang Ayun” (Margaku) dengan Pemanfaatkan Tanaman Serai Wangi (Cymbopongon nardus. L., rendle) di Desa Kembang Ayun.2022-09-01T04:38:47+00:00Putra Adi Irawanflms@poltekkesbengkulu.ac.id<p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p>The case of malaria that occurred again in the village of Kembang Ayun is still a scourge that was thwarted by Kab. Central Bengkulu was canceled as a complete malaria area. This is a potential that needs to be carried out by the Village Partner Development Service Program as a preventive effort in dealing with malaria transmission and to support local government programs to become complete malaria areas. Community service is carried out as a form of transfer of knowledge and technology regarding the benefits of citronella in fighting malaria. There was a significant difference (p=0.00) in the level of community understanding before and after the activity.</p> <p> </p> <p><em>Keywords: Malaria; Cymbopogon nardus; Prevention</em></p>2023-01-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2023 Putra Adi Irawanhttps://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/pustingkia/article/view/353SOSIALISASI PENCEGAHAN ASKFIKSIA NEONATORUM DI WILAYAH KERJA PKM TELAGA DEWA2023-01-12T07:16:45+00:00ruri maiseptyasarirurimaiseptyasari@gmail.com<p><em>Child mortality is a core indicator for child health and well-being. According to the world health organization the World Health Organization (WHO), globally, 2.4 million children died in the first month of life in 2019. There are approximately 7,000 newborn deaths every day, which account for 47% of all child deaths under the age of 5 years. Premature birth, intrapartum related complications (birth asphyxia or lack of breathing at birth), infections and birth defects account for the majority of neonatal deaths.</em><strong><em> </em></strong><em>this service is to increase the knowledge of pregnant women on the Prevention of Neonatal Asphyxia in the Telaga Dewa Health Center Work Area</em><em>. </em><em>This activity is distributing pre and post questionnaires, distributing leaflets and conducting socialization and finally evaluating activities.There is an increase in knowledge after the socialization where the average before the socialization is 30 increases to 75 after the socialization</em><em>. </em><em>From the activities that have been carried out, it is found that it is important for mothers to know the efforts to prevent asphyxia neonatorum from an early age for the birth of healthy babies and healthy mothers.</em></p>2023-01-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2023 ruri maiseptyasarihttps://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/pustingkia/article/view/345Pembinaan Keamanan Pangan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) Guna Percepatan Mendapatkan Izin Edar Di Wilayah Kota Bengkulu Tahun 20222022-12-28T19:31:21+00:00ayu pravita sariayu181290@gmail.com<p>Industri Rumah Tangga Pangan yang selanjutnya disingkat IRTP adalah industri pangan yang memiliki tempat usaha di tempat tinggal dengan peralatan pengolahan pangan manual hingga semi otomatis. Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) dapat memproduksi pangan olahan yang dihasilkan. Pangan Produksi IRTP adalah pangan olahan hasil produksi IRTP yang diedarkan dalam kemasan eceran dan berlabel. Untuk pemasaran produk, maka IRTP harus memiliki Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Terdapat 20 IRTP yang belum memiliki Sertifikat. Sertifikat ini akan dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan dan diproleh setelah pemilik IRTP mendapatkan pelatihan mengenai keamanan Pangan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan memfasilitasi pelatihan keamanan Pangan. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini, seluruh pemilik IRTP yang berjumlah 20 peserta telah memiliki Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Hasil menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan secara signifikan sebelum dan sesudah diberikan pelatihan.</p>2023-01-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2023 ayu pravita sari