Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science
https://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/flms
<p><strong>Jurnal FLMS</strong> merupakan jurnal yang memuat naskah hasil penelitian kesehatan dan biomedis khususnya bidang Teknologi Laboratorium Medis yang diterbitkan secara berkala 2 kali setahun. Jurnal ini disusun dengan maksud sebagai wadah publikasi ilmiah sehingga dapat menjadi sumber referensi dan inspirasi penelitian dibidang Biomedis dan Kesehatan.</p>POLTEKKES KEMENKES BENGKULUid-IDJurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science0000-0000Pemeriksaan Bakteri Escherichia Coli Pada Jamu Beras Kencur Yang Dijual Di Pasar Tradisional Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma
https://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/flms/article/view/390
<p>Jamu dapat dikategorikan sebagai minuman tradisional karena menggunakan bahan-bahan alami seperti tumbuh-tumbuhan berkhasiat. <em>Escherichia coli</em> merupakan bakteri indikator kualitas air dan makanan karena keberadaannya menandakan bahwa air dan makanan tersebut terkontaminasi oleh feses.Penelitian ini tujuannya untuk menentukan apakah terdapat bakteri <em>Escherichia coli </em>pada jamu beras kencur yang dijual di pasar Tradisional Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma .Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 18 Mei -28 Mei 2022 di Laboratorium Bakteriologi AAK-HB. Pada penelitian ini sampel yang digunakan Jamu Beras Kencur yang dijual di pasar Tradisional Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma,Sebanyak 3 Sampel yang diambil secara <em>total Sampling</em>. Teknik pengumpulan data obsorvasi secara langsung di lokasi tempat sampel,serta pemeriksaan langsung di Laboratorium Bakteriologi AAK-HB untuk mendapatan data primer ,Pemeriksaan menggunakan Metode MPN (<em>Most Probable Number</em> ) Ragam 1 di dapat hasil pada sampel 1 positif bakteri <em>Escherichia coli</em> 27/100 ml,sampel 2 mengandung bakteri <em>Escherichia coli</em> 27/100 ml, sampel 3 mengandung <em>Escherichia coli </em> 979/100 ml.</p> <p> </p> <p>Kata Kunci : Jamu Beras Kencur ,<em>Escherichia col</em><em>i</em></p>Mardiyansyah BaharCindi Calisti
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2023-06-302023-06-30311610.33088/flms.3.1.1-6Gambaran Kadar Glukosa Darah Sebelum Dan Sesudah Mengkonsumsi Kopi Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu
https://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/flms/article/view/404
<p>Latar Belakang : Diabetes Melitus merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gukosa darah (Hiperglikemia) akibat kerusakan pada sekresiinsulin,kerja insulin atau keduanya. Adapun factor risiko terkatit dengan diabetes mellitus salah satunya yaitu mengkonsumsi kopi. Salah satu senyawa kopi yang dapat menurunkan kadar glukosa darah yaitu asam kloregenat. Tujuan : Untuk mengetahui kadar glukosa darah sebelum dan sesudah megkonsumsi kopi pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif degan analisis data univariat. Sampel pada penelitian ini sebanyak 32 orang dengan menggunakan metode purposive sampling. Pemeriksaan dilakukan dengan metode strip test. Hasil : Hasil penelitian kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 menunjukkan terjadi penurunan kadar glukosa darah yang memiliki nilai mean sebelum mengkonsumsi kopi sebesar 203,06 mg/dl dan sesudah mengkonsumsi kopi sebesar 201,65 mg/dl. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang “ Gambaran Kadar Glukosa Darah Sebelum Dan Sesudah</p> <p> </p> <p>Mengkonsumsi Kopi Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu”, maka dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah mengkonsumsi kopi pada penderita diabetes melitus tipe 2 dengan nilai mean sebelum mengkonsumsi kopi yaitu 203,06 mg/dl dan sesudah mengkonsumsi kopi sebsar 201,65 mg/dl.</p> <p> </p>Dwi Cahya HelanduHeru LaksonoPutri Widelia Welkriana
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2023-06-302023-06-303171710.33088/flms.3.1.7-17Gambaran Rheumatoid Arthritis Pada Wanita Menopause Di Panti Sosial Tresna Werdha Kota Bengkulu Tahun 2023
https://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/flms/article/view/405
<p><em>Rheumatoid Arthritis</em> (RA) adalah penyakit inflamasi sistemik kronik dengan etiologi yang tidak diketahui, tetapi beberapa sumber menunjukkan bahwa RA adalah penyakit autoimun jaringan ikat terutama sinovial dengan etiologi multifaktor. Penyakit ini biasanya lebih dominan menyerang wanita yang telah memasuki masa <em>menopause,</em> hingga tiga sampai lima kali lebih mungkin daripada pria. <em>Menopause</em> biasanya terjadi pada wanita di atas usia 50 tahun, tetapi dapat terjadi setelah usia 40 tahun dan merupakan hal yang normal. Diketahui Gambaran <em>Rheumatoid Arthritis</em> Pada Wanita <em>Menopause</em> Di Panti Sosial Tresna Werdha Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode total sampling dan sampel yang digunakan adalah serum seluruh wanita <em>menopause</em> di panti sosial Tresna Werdha Kota Bengkulu yang berjumlah 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60% responden memiliki hasil positif, sedangkan 40% responden memiliki hasil negatif. Sebagian besar (60%) wanita <em>menopause </em>di Panti Sosial Tresna Werdha Kota Bengkulu didapatkan hasil positif <em>Rheumatoid Arthritis.</em> Diharapkan bagi wanita <em>menopause</em> agar selalu menjaga pola hidup sehat serta dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik yang baik, dan menjaga berat badan ideal serta melakukan pengecekan secara rutin agar dapat memimalisirkan terjadinya penyakit komplikasi.</p>Dhea FebriyantiHalimatussa'diah Firman
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2023-06-302023-06-3031182710.33088/flms.3.1.18-27Gambaran Daya Hambat Ekstrak Kulit Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii Blume) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus
https://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/flms/article/view/406
<p>Masalah global yang sedang dihadapi pada negara berkembang maupun negara maju, salah satunya adalah efek samping antibiotik, oleh karena itu dibutuhkan beberapa tindakan untuk mengurangi masalah ini. Penyebab infeksi masih merupakan masalah kesehatan dunia, terutama negara berkembang. Infeksi disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, dan parasit. Penyebaran infeksi ini dapat melalui berbagai perantara yang dikenal sebagai vektor. Tingkat resistensi <em>Staphylococcus aureus</em> terhadap antibiotik yang sering digunakan sebesar 2-70%. Kulit kayu manis diketahui memiliki kandungan senyawa aktif seperti alkaloid, saponin, flavonoid, polifenol, tannin, dan minyak atsiri yang mengandung sinnamaldehid. Maka alternatif yang dilakukan adalah dengan cara menggunakan bahan yang berasal dari alam yaitu dengan memanfaatkan ekstrak kulit kayu manis (<em>Cinnamomum Burmannii Blume</em>).<strong> Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran daya hambat ekstrak kulit kayu manis (<em>Cinnamomum Burmannii Blume</em>) terhadap bakteri <em>Staphycoccus aureus</em>. <strong>Metode: </strong>Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium, dengan lima perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dengan variasi kosentrasi 60%, 50%, 40% dan kontrol positif menggunakan antibiotik ciprofloaxin serta aquades sebagai kontrol negatif. Analisa data dengan melihat rata-rata sensitivitas. <strong>Hasil:</strong> Pada konsentrasi 60% sebesar 11.2 mm, 50% sebesar 9.4 mm, 40% sebesar 8,2 mm, kontrol positif sebesar 31.6 mm serta kontrol negatif sebesar 0 mm. Dapat diketahui bahwa ektrak kulit kayu manis <em>(Cinnamomum Burmannii</em><em> Blume) </em>dapat menghambat pertumbuhan bakteri <em>Staphylococcus Aureus</em> disekitar cakram. <strong>Kesimpulan: S</strong>emakin besar konsentrasi yang digunakan maka semakin besar tingkat efektivitas ekstrak kulit kayu manis sebagai antibakteri <em>Staphylococcus aureus,</em> dengan konsentrasi paling efektif yaitu 60%.</p>Pinki Padhillah PutriSahidan SahidanSusiwati Susiwati
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2023-06-302023-06-3031283410.33088/flms.3.1.28-34Hubungan Kadar Kolesterol Total Dengan Hipertensi Pada Pasien Poliklinik Jantung Di Rsud Harapan Dan Doa Kota Bengkulu Tahun 2023
https://www.ojs.bengkulu.tech/index.php/flms/article/view/407
<p>Resiko PJK lebih meningkat 8 kali pada penderita hipertensi yang di sertai faktor resiko (kolesterol, merokok, stress dan lain-lain).Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang ≥ 140/90 mmHg. Kira-kira 90-95 % orang yang menderita hipertensi dikatakan menderita hipertensi primer. Hipertensi merupakan faktor predisposisi yang kuat dan independen terhadap morbiditas dan mortalitas penyakit kardiovaskuler seperti Penyakit Jantung Koroner (PJK).</p> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar kolesterol total dengan hipertensi pada pasien poliklinik jantung di RSUD Harapan Dan Doa Kota Bengkulu tahun 2023”. Penelitian ini menggunakan metode<em> survey analitik</em> dengan desain penelitian <em>cross sectional.</em> Pengambilan sampel menggunakan <em>accidental sampling</em> dan berjumlah 45 responden.</p> <p>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 95 % pasien memiliki kadar kolesterol total tidak normal dan dengan hipertensi. Serta 22,1 % pasien memiliki kadar kolesterol total normal dan dengan hipertensi. Uji statistic <em>chi-square</em> menunjukkan ada hubungan antara kadar kolesterol total dengan hipertensi pada pasien poliklinik jantung di RSUD Harapan Dan Doa Kota Bengkulu tahun 2023 (p 0,000 ≤ 0,05).</p> <p>Rumah sakit hendaknya meningkatkan pelayanan berupa penyuluhan tentang hipertensi yang diakibatkan oleh peningkatan kadar kolesterol total pada pasien poliklinik jantung, sehingga peningkatan kadar kolesterol total yang dapat meningkatkan tekanan darah dapat segera dikontrol.</p>Devi Cynthia DewiTenike Gita Miranda
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2023-06-302023-06-3031354310.33088/flms.3.1.35-43